Mrs/3daysafter

happy four wedding anniversary

Sabtu, 7 April 2012 kemaren, gue dan Iyay merayakan wedding anniversary kita yang ke-empat. Masih Muda dan ibarat bayi yak masih lucu-lucunya, susah diatur dan ngegemesin. Tepat hari itu gue, iyay, Lana bersama keluarga Burung (Ing, Nyanya, Melon), Keluarga Baba (Grompol, Dista, Bian) dan Om Boi liburan ke Bali, Liburan ala keluarga Doel. Senang, happy. Jumat malam kita packing, berangkat dari rumah sabtu pagi sekitar pukul 10.00, pesawat sih flightnya pukul 15.00wib. Sengaja kita berangkat pagi untuk menghindari macet daerah Cengkareng yang konon macet banget karena banjir. Dan ternyata olalaa lancar jaya, alhasil kita nyampe bandara sekitar pukul 12.00wib.

Selama 3 jam menghabiskan waktu di terminal 3, makan di bakmi GM, Lana main lari-larian, gue dan iyay gantian ngecharge iphone. Meski menunggu selama 3 jam tapi tetap happy karena mau liburan, horeeee. Liburan adalah kado anniversary kami yang ke-empat ini, kado-kado indah yang selalu Iyay berikan buat gue dan Lana. I Love U Iyay, U’re my everything “kata Lana”…

 

full time mom [again]

Hmm sebenarnya agak bingung juga nih mau mulai dari mana, soalnya di tulisan gue sebelumnya gue bercerita menjadi full time mom, trus tiba-tiba memutuskan untuk menjadi working mom and this time gue memutuskan untuk menjadi full time mom again. Plin-plan? Tidak. Lebih tepatnya gue belom menemukan pekerjaan yang sesuai dengan mimpi dan passion gue. Bukan berarti kemaren-kemaren gue kerja setengah hati, atau terpaksa? Sama sekali tidak.

Awal tahun 2012 ini, Iyay mendapatkan tawaran di sini. Setelah diskusi panjang akhirnya kita memutuskan untuk dia moved dari posisi nyamannya di perusahaan sebelumnya. Gue juga ngobrol mengenai “masalah” gue di kantor, alhamdulillah Iyay sangat mengerti dan dia sangat support gue apapun itu, gue mau lakuin apa saja yang penting itu baik dan gue tetap memprioritaskan Lana dan Iyay. Bagaimanapun tanggung jawab gue sebagai Ibu dan Istri adalah No.1, itulah karir hidup gue.

Satu hal yang mesti gue pikirkan sebelum resign: gue mau kerja apa di rumah? gue gak bisa diam aja, pengen bikin sesuatu sesuai dengan passion gue, intinya meski gue di rumah, gue juga bisa menjadi pekerja Produktif aka bekerja menghasilkan uang. Akhirnya gue mengajukan diri untuk kolaborasi dengan keluarga burung dan terbentuklah Family Matters, this is my new baby. Cerita lengkapnya bisa baca disini ya terbentuknya Family-Matters itu. Dan side story, sebulan sebelum gue resign, gue sempat email-emailan ke Slesta (co-founder The Urban Mama), nanya-nanya tentang urusan keuangan keluarga, mau belajar sama Shinta. Dan gue sempat bilang kalo gue mau resign dan pengen nyari-nyari kerja partime atau freelance, shinta akhirnya ngajakin gue untuk Join di TUM, dan mesti diskusi dengan Team TUM lainnya tentang recruitment gue. Senang banget waktu baca email Shinta ini, langsung nelpon Iyay, alhamdulillah minimal gue ada kesibukan, lumayan kalo dapat tambahan penghasilan :)

Dan hingga detik ini, jika ditanya pekerjaannya apa Bu? Gue Ibu Rumah Tangga, pemula untuk bisnis online dan AE di sebuah komunitas parenting terbesar di Indonesia. Kantornya dimana? di rumah. Alhamdulillah. Hello world, im full time mom [again] and this is my passion :)

 

Catatan Metropolitan O Channel

Tanggal 7 Januari 2012 kemaren, teh Ninit Yunita (founder The Urban Mama), email ke saya yang isinya ngajakin untuk syuting O Channel pada tanggal 12 Jan 2012. Kaget dan bingung kebetulan tanggal tersebut jadalah weekdays, maka saya mesti ijin nih dari Kantor. Untungnya, atasan di kantor mengijinkan. Yippieee..

Ini kali kedua saya diajakin TUM berpartisipasi di acara TV, awalnya di acara TUM Ala Chef. Tapi kali ini, karna acaranya talkshow, deg-degannya parah. Tiba di O Channel, teh Ninit meminta saya ke ruang make-up, dan disana udah ada Dave Hendrik, Ivy Batuta, Cisca Becker, dan para make up artist. Sempat nguping obrolan Dave Hendrik, Ivy Batuta dan Cisca Becker tentang rompi yang harganya Rp 3 Juta aja, hiks Rompi doang gituloh, hehee tapi sumpah mereka lucu banget.

Selain teh Ninit dan saya, ada Siska Knoch juga (PR TUM) yang kebetulan hari itu Chika bawa red velvet cupcakes. Yess, snack enak. Sebelum taping dimulai, kita baca script yang udah disiapin crew O Channel, berdoa dan Mulai. Selama taping, deg-degan sih, tapi karena cast-nya lucu, jadi deg-degannya ilang muncul :p Gak nyangka seorang Dave Hendrik tau banget tentang Clodi (Cloth Diaper), jenis insertnya, cara pasangnya :) Setelah session obrolan dengan urbanmama selesai, dilanjutkan dengan talkshow dengan @ID Ayah Asi.

Taping berlangsung sekitar 1 jam, dan alhamdulillah berjalan dengan lancar. Dan pastinya gak lupa foto-foto biar tetap eksis, hihiiii..
Terimakasih buat The Urban Mama untuk pengalaman seru-nya. I Love u TUM.


“mobil batuk” : Dongeng Sebelum Tidur untuk Lana..

“pagi hari, datenglah Bapak Supir jemput Lana dirumah, mau mengantarkan Lana dan temen-temen ke sekolah. Setalah salim & kiss ke ayah dan bunda, Lana naik ke mobil jemputan, dan disana sudah ada temen-temen Lana. Ada Kakak Rumi, Alyssa, Armanto, Keisha. Tak lupa Lana & temen-teman berdoa sebelum berangkat. Di perjalanan, mobil jemputannya batuk-batuk “uhuk-uhuk” terus berhenti, mobilnya mogok. Kata Bapak Supir, mobilnya lupa ‘minum’, lupa isi bensin. Lana dan teman-teman berdoa kepada Allah supaya mobilnya cepet sembuh, bapak supir dapat menemukan bensin untuk mobil, agar mobilnya cepet minum lagi. Ya Allah, semoga mobilnya bisa sembuh lagi…… dst”

Cerita singkat itulah yang selalu mengantarkan Lana sebelum tidur malem. Jika teman/mamas/papas pernah ikut acara The Urban Mama di atamerica, pasti tahu dongeng ini. Maaf bukannya mengutip, entah kenapa saya selalu inget cerita mobil batuk versi Mbak Putri ini. Jujur saya termasuk yang sangat jarang mendongeng ataupun baca buku cerita untuk Lana sebelum tidur. Payah banget yah :(

Lana itu susah banget diajak tidur di kamar. Maunya tidur di depan tv, mesti ‘dipaksa’ jika tidur di kamar. Hampir setiap malam seperti itu. Me : “Lana mau denger cerita mobil batuk gak, mobilnya ‘uhuk-uhuk’ mobilnya batuk”. Mobil nana batuk? Kata Lana. Bukan mobil sekolah yang batuk. Spontan dia bilang “Au nda, au dengar obil atuk”. Boleh tapi Lana bobo di kamar ya. Iyaa..kata Lana” Yay… berhasil ngebujuk, dan pastilah saya bingung mau cerita apa ya.. teringatlah cerita mbak Putri di acara Story Telling yang diselenggarakan TUM. Dan sampai sekarang, sampai malam ini, Lana selalu minta diceritain Mobil Batuk, dan alhamdulillah tanpa diminta, dia yang mengajak saya untuk ke kamar, didongengin “mobil batuk” di nyanyiin, di empok-empok dan tidur. Pernah mendongeng tentang Bebek & Angsa, tetapi mungkin nggak menarik dan dia gak mau diceritain itu lagi. Maunya Mobil Batuk aja.

Thanks banget to The Urban Mama yang ngadain acara story telling ini, usefull indeed.

welcome back

yess.. bisa update blog lagi. Entah kenapa beberapa hari ini *demn bukan hari lagi tapi beberapa bulan ini* males banget buka leptop. Sejak punya iphone, ‘bergaul’ di dunia maya hanya via iphone. itu juga kadang numpang lewat doang. Kalau bukan Iyay yang ngingetin sepertinya gak akan buka leptop sampai detik ini, hihiii. Gue dan Iyay sebenarnya sama-sama males ngeblog, kita berdua gak pandai merangkai kata soalnya. Oiya ada temen yang ternyata sering bertamu di blog gue ini, nanyain “kok blognya gak bisa diakses sih bun”. Gue nanyalah ke Iyay, dan ternyata belom dibayar. “ngapain dibayar, toh udah jarang ngeblog lagi”, kata Iyay.

Akhirnya, setelah ‘meminta ke Iyay” untuk diaktifin lagi, makanya blog ini hidup lagi, horayyy. Welcome Back. Jangan pernah males update blog lagi ya, Peh “note to self”