Mrs/3daysafter

Archive
Lana

Lukisan Perdana Lana

Tanggal 27 Februari 2011 kemaren, Lana dapet Undangan Birthday party-nya Ayres di daerah Kemang, jagoan kecil mama Rizka yang ultah pertama. Saya dan Lana excited banget mau dateng, selain mau ketemuan dengan YesiShinto dan Rizka, tema party-nya Ayresh adalah Berenang. Tapi sayang hari itu hujan, jadi rencana berenangnya gagal. Disana juga udah disediain Canvas dan cat air untuk anak-anak, Lana seneng banget nemu cat air ini. Akhirnya selama di party Ayresh, Lana maen cat ir, melukis versi dia di canvas. Inilah hasilnya.

 

Saya dan Iyay sengaja simpan dan publish lukisan perdana Lana ini, biar kelak dia bisa liat hasil karya dia sendiri diwaktu usianya masih 2yrs. Siapa tau nanti dia bisa melukis dan memajang hasil lukisannya di Selasar Sunaryo, amin (mengutip doa mama-nyanya di twitter). :D

 

Lana: you’re not [baby] anymore

Tanggal 14 Desember 2010 kemaren, tepatnya sebulan yang lalu Lana berusia 2tahun. Meskipun udah lewat, tapi nulis tentang Lana gak akan pernah ada basinya. Sengaja blog ini saya banyak nulis tentang Lana, yang kelak dia bisa baca cerita tentang indahnya kehidupan dan perkembangan dia dari waktu ke waktu, dan betapa Bunda dan Ayahnya bangga akan Lana.

Sebenarnya gak ada yang spesial di birthday Lana kali ini, tidak seperti diusia dia setahun yang lalu, dimana saya dan Iyay sepakat merayakannya. Namun kali ini, tidak. Hanya cake blueberry small dan lilin angka 2 yang ada, namun semuanya menjadi spesial ketika saya & Iyay nyanyi happy birthday, Lana ikut tepok tangan dan nyanyi, dan bisa niup Lilin, husssss “yiyin ati (lilin mati)”, ucapnya :D. Saya dan Iyay menyediakan 2 bungkusan kado sebagai hadiah Ulang tahunnya. Playdoh dari Bunda dan Backpack Skiphop dari Ayah.

Rasanya waktu terlalu cepat berlalu. Baru kemaren saya merasakan sakitnya karena c-section yang mengharuskan Lana keluar sebelum duedate-nya, baru kemaren ngajarin Lana tengkurap, duduk, berdiri, jalan, sekarang udah bisa lari, teriak, nyanyi, marahin Bunda-nya, rebutan henpon, makan sendiri, gosok gigi sendiri. Namun, masih banyak pula pe-er yang harus dikerjakan sebagai orang tua, masih banyak waktu yang digunakan untuk dihabiskan bersama Lana. Dan masih banyak pelajaran hidup yang harus dibagi. Dan paling penting menjadikan Lana sebagai makhluk yang takut akan Tuhan dan mencintai Tuhan, Amin.

Happy birthday anakku, nafasku, hidupku. Berjuanglah selalu dijalan yang benar, jangan pernah takut, ada Bunda dan Ayah yang selalu menjagamu. kelak kau akan mengerti, betapa bangganya Bunda dan Ayah akan dirimu. I Love u my baby, oh No, you’re not Baby anymore..

Ketika menjadi working mom

Ketika menjadi working mom, rutinitas saya akhirnya berubah, hampir 180° berubah. Mulai dari jadwal bangun pagi, kegiatan bersama Lana yang  berkurang kuantitasnya, jarang ngeblog, dan jarang browsing lagi. Padahal semenjak Iyay menjadi working dad yang dulu-nya sebagai SAHD, leptopnya diwariskan ke saya dengan maksud yaa supaya saya tetap masih bisa browsing, ngeblog, dan ber-social networking. Tapi tetap aja, kalau udah pulang kerumah, maen sama Lana, ngelonin sampai tidur, makan dan ikutan tidur :)

Namun yang selalu menjadi dilemma hingga saat ini, adalah perasaan berat meninggalkan Lana di daycare. Ketika memutuskan untuk menjadi working mom, pilihannya Lana harus disekolahin. Sebelom berangkat kerja, saya dan Iyay nganterin Lana ke daycare-nya, maen sebentar dan ninggalin. Setiap ngelangkahin kaki meninggalkan sekolahnya, rasanya pengen nangis, pengen teriak, saya ibu yang egois,memilih kerja diluar daripada merawat anak dirumah L Perasaan itu selalu muncul tiap hari bahkan hingga detik ini.

Kemaren, ketika saya udah pamitan, udah dadah-dadahan, cipika cipiki, tiba-tiba lari ngejar saya manggil “ndaaaaaaaaaaaa…, ndaaaaaaa” (Bunda), meluk dan gak ngijinin untuk pergi. Berusaha saya tenangin, cerita, dan ngejelasin bahkan sempat saya nyanyi-nyanyi, Ngajakin masuk ke kelas ambil maenan favoritnya, dan ketika udah mulai tenang saya pamitan, tapi tidak seperti biasanya yang dadah-dadahin sambil, senyum dan kiss bye, namun kali ini tidak.

Di angkot, saya pengen nangis, saya sms suami cerita tentang ini dan kebetulan Iyay belum mereply sms saya kirim. Maafkan saya nak, maafkan saya Iyay. Mungkin saya termasuk Ibu dan Istri yang egois semoga kalian mengerti posisi Bunda, Bunda sayang sama kalian. Apa yang bunda pilih dan kerjakan sekarang ini untuk kita semua, untuk Lana khususnya.

I Love u Both :)

Herpes Zoster

Udah 4 hari ini sejak jumat 22 Oktober 2010 kemaren saya kena penyakit ini, Herpes Zoster. Namanya sih keren (kata temen mirip nama Kuda), tapi penyakitnya sama sekali gak keren. Herpes ini menyerupai cacar air, tapi bukan. Sebenarnya dulu saya udah kena cacar air tapi entah kenapa bisa kena ini. Setelah browsing disini saya baru mengerti bahwa setelah seseorang menderita cacar air, virus varicella-zoster akan menetap dalam kondisi dorman (tidak aktif atau laten) pada satu atau lebih ganglia (pusat saraf) posterior. Apabila seseorang mengalami penurunan imunitas seluler maka virus tersebut dapat aktif kembali dan menyebar melalui saraf tepi ke kulit sehingga menimbulkan penyakit herpes zoster.

Karena penyakit ini gampang banget menular,maka saya & suami memutuskan untuk mengungsikan Lana ke rumah neneknya, dan artinya saya harus berpisah untuk beberapa hari. Menurut dokter kesembuhan herpes ini minimal 7(tujuh) hari, catat Seminggu!, berarti selama itu pulak saya gak ketemu Lana. Inimah lebih sakit dibanding saya rasain herpes ini. Tapi saya gak boleh egois daripada Lana ketular. Karena menurut dokter yang saya kunjungi, usia anak >1tahun rentan tertular virus ini, Damn!!!

Read more

One day at ‘Kebun Raya Bogor’

Salah satu tempat yang asik buat maen di Bogor adalah Kebun Raya Bogor. Selain tempatnya yang hijau, luas bisa ngapain aja, secara tidak langsung kita bisa ngenalin konsep “go green” dan belajar tentang ‘life’ ke anak. Apalagi ngumpul bareng sambil bawa makan a.k.a makan bareng disini, nikmat banget (asalkan bekas/sampah makanan dikumpulin lagi dan buang ditempat sampah yak). Paling enak maen disini dipagi hari, selain udaranya masih segar, belom terlalu ramai juga. Inilah hasil playdate saya, Iyay dan Lana di Kebun Raya Bogor.

Read more