<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mrs/3daysafter</title>
	<atom:link href="http://mrs.3daysafter.net/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mrs.3daysafter.net</link>
	<description>Me, my lifes and my family</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Aug 2010 12:43:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>perubahan status ‘to be a working mom’</title>
		<link>http://mrs.3daysafter.net/perubahan-status-to-be-a-working-mom.html</link>
		<comments>http://mrs.3daysafter.net/perubahan-status-to-be-a-working-mom.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 05:41:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ipeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrs.3daysafter.net/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Ya. sebentar lagi, beberapa hari lagi status saya akan berubah, Full time Mom be a working mom. Agak dilema memang waktu memutuskan untuk ingin bekerja lagi, ingin berkarir lagi mengingat masih berat meninggalkan Lana dirumah tanpa ada saya. Apalagi setahun ini saya selalu ada dirumah, nemenin Lana, setiap hari, jadi dia pasti akan merasa kehilangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya. sebentar lagi, beberapa hari lagi status saya akan berubah, Full time Mom be a working mom. Agak dilema memang waktu memutuskan untuk ingin bekerja lagi, ingin berkarir lagi mengingat masih berat meninggalkan Lana dirumah tanpa ada saya. Apalagi setahun ini saya selalu ada dirumah, nemenin Lana, setiap hari, jadi dia pasti akan merasa kehilangan kalau saya mulai kerja. Mungkin awalnya aja sih tapi lama kemudianpun saya yakin dia akan ngerti kalo saya gak dirumah karena saya kerja.</p>
<p>Awal tahun 2010 ini, setelah diskusi dengan suami akhirnya saya memutuskan untuk nyari kerja dengan catatan  tempat kerjanya di Bogor atau minimal deket dengan Bogor, gak terlalu makan waktu dijalan. Disebarlah application letter saya ke beberapa perusahaan di Bogor, kalau gak salah sekitar bulan Februari 2010. Ada beberapa panggilan dan ikut proses seleksinya, tapi setelah itu gak dipanggil lagi a.k.a nggak lulus, hiks. Ternyata nyari kerja itu susah Loh!! apakarena saya sudah punya anak, apa karena usianya sudah 28tahun? ini selalu jadi alasan saya kalo saya gak ada panggilan lagi. Tapi bener itu Fakta. Masih banyak fresh graduate di luar sana yang nyari kerja dan tentunya dengan standard gaji yang lebih minimal.</p>
<p>Bulan Maret 2010 saya pernah ikut proses rekruitmen disalah satu banking di Bogor, <strong><a href="http://id.icbbumiputera.co.id/">disini</a></strong>. Di bulan Juli saya dipanggil lagi, dan ternyata langsung ditawarin offering letter untuk penempatan di Bogor, dan mulai kerja setelah lebaran 15September 2010. Alhamdulillah ya Allah. Ini rejeki Lana, anak saya. Mungkin yang telah baca blog saya sebelumnya <strong><a href="http://mrs.3daysafter.net/full-time-mom-ftm-is-pengangguran.html">FTM is Pengangguran?</a></strong> bertanya-tanya atau malah ‘menyindir’ karena dulu saya semangat menceritakan kebanggaan saya terhadap status saya as a FTM. Hidup itu adalah sebuah Pilihan. Satu setengah tahun yang lalu saya memilih sebagai Ibu Rumah Tangga, dan sekarang saya memilih sebagai pekerja Produktif, Ibu bekerja. Bukan karena saya egois, membiarkan anak saya dirumah dengan mba-nya, tetapi ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan saya yang bukan semata-mata faktor ekonomi (biasanya ibu bekerja menjadi faktor itu sebagai hal yang utama).</p>
<p>1. Saya adalah perempuan, menikah dan punya anak. Jarang loh perusahaan yang mau meng-hired karyawan ibu-ibu, punya anak, dengan dasar ‘kurang produktif lagi, pasti sering ijinlah, bagaimana kalo hamil lagi?. Beda kalo saya udah punya posisi manajerial sebelumnya. Pengalaman saya cuma staff di salah satun bank kecil.</p>
<p>2. Dari segi umur. Coba cek beberapa lowongan pekerjaan yang sering dimuat di koran atau di internet, usia maksimal 27tahun bukan?.</p>
<p>3. penempatan di Bogor. Yess, saya gak melihat deh saya kerja dimana, yang penting di Bogor dan sesuai dengan pengalaman kerja saya :)</p>
<p>4. Lana sebentar lagi 2yrs, dan akan masuk ke PG. Nantinya akan punya kegiatan sendiri. ALhamdulillah ada adek angkat saya yang saya boyong dari Makassar untuk jagain Lana kalo saya kerja lagi. Kebetulan karena suami saya sebagai SAHD (Stay at Home Dad), sambil kerja dia masih bisa mengontrol anak saya lagi ngapain, Mba-nya gimana kalo jagain Lana. Bahkan mama-pun saya boyong ke Bogor untuk nemenin Lana :)</p>
<p>5. Saya &amp; suami memiliki cita-cita menyekolahkan anak saya ketempat Favorit, bahkan kuliah di Luar Negeri. Kami punya impian, dipensiun nanti kami mandiri, kami tidak akan merepotkan anak/cucu kami. Kami harus punya Investasi. Saya gak bisa dong mengandalkan Iyay untuk semua ini, bayar semua pengeluaran kami (Nyicil rumah, nyicil mobil, bayar premi asuransi, dan pengeluaran rutin lainnya), meskipun cukup tanpa saya gak berkerja tapi saya pengen punya andil dalam Financial rumah tangga saya. Kami punya Plan, dan waktunya kami harus berinvestasi.</p>
<p>6. Saya memiliki prestige sendiri, saya bisa beraktualisasi, dan bisa membanggakan kedua orang tua saya, yang pengen banget melihat anaknya kerja lagi.</p>
<p>Itulah menjadi alasan saya untuk memilih ini, sebagai working Mom. Bukan sebagai pembelaan ya, tapi itulah dasar pilihan saya. Mau FTM atau Working Mom, saya tetaplah seorang Ibu yang tugas utamanya menjaga putri kecil saya, menjaga rumahtangga saya. Boleh saja kuantitas saya dengan Lana menjadi berkurang tapi Insya Allah kualitasnya gak akan berkurang sedikit pun, Insya Allah. Semoga pilihan ini menjadi berkah untuk keluarga saya. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrs.3daysafter.net/perubahan-status-to-be-a-working-mom.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TUM Ala Chef “this is it”</title>
		<link>http://mrs.3daysafter.net/tum-ala-chef-that-it-is.html</link>
		<comments>http://mrs.3daysafter.net/tum-ala-chef-that-it-is.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 14:36:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ipeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrs.3daysafter.net/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, tanggal 3 Juli malem waktu lagi ngumpul ma iyay, gage, hazmi, utet, dan nanda tiba-tiba teh ninit sms “hi Peh..Tgl 7 ada acara gak peh?”, setelah saya reply ternyata teh ninit ngajakin berpartisipasi dalam TUM Ala Chef, maksudnya TUM diajak nemenin Farah Quinn masak di acara Ala Chef Trans TV. Tanpa pikir panjang langsung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Sabtu, tanggal 3 Juli malem waktu lagi ngumpul ma iyay, <a href="http://sevenova.net/">gage</a>, <a href="http://twitter.com/hazmi">hazmi</a>, <a href="http://sibungsu.com/">utet</a>, dan <a href="http://twitter.com/yadessa">nanda</a> tiba-tiba teh <strong><a href="http://istribawel.com/">ninit</a></strong> sms “hi Peh..Tgl 7 ada acara gak peh?”, setelah saya reply ternyata teh ninit ngajakin berpartisipasi dalam <strong><a href="http://theurbanmama.com/">TUM</a></strong> Ala Chef, maksudnya TUM diajak nemenin Farah Quinn masak di acara Ala Chef Trans TV. Tanpa pikir panjang langsung dijawab sms dari teteh, Okey teh mau. Dan ternyata perwakilan dari TUM (The Urban Mama) ada 5 orang yaitu teh Ninit, <a href="http://twitter.com/itsmeyesi">Yesi</a>, <a href="http://www.keluarga-arvianto.com/">Anthie</a>, <a href="http://twitter.com/siskaknoch">Siska</a>, <a href="http://iniaku.multiply.com/">Sefa</a> dan Saya. Alasan teh ninit dengan kami ini karena selain full time mom (kecuali yesi) kami suka masak.</p>
<p style="text-align: left;">Rabu, tanggal 07 April2010, saya dianterin Iyay ke Prefere72, Kemang Timur. Karena saya sangat buta daerah Kemang, iyay pun dengan senang hati mau nganterin saya, semoga niatnya bener-bener mau nganterin saya, bukan karena pengen liat Farah Quinn (salah satu idola dia soalnya) :D. Berangkat dari rumah jam 07.00 sampe kemang jam 09.00 teng, tepat waktu dong kita :D Setelah sedikit briefing sama timnya <a href="http://ilzie.blogspot.com/">Ilzie</a> dari TransTv (salah satu mama TUM juga), mulailah kami jadi penggemberia ria. Selesai sekitar jam 13.00an, sedikit capek tapi FUN, Fun ketemu sama mamas TUM yang super duper keren, fun ketemu Farah Quinn dan bisa icip masakannya, Fun karena Lana maen di Prefere72 ini dengan gratis dan masuk tipi pulak, dan Fun bisa makan pempek made in Anthie yang enak banget. Tenkyu TUM!!!</p>
<p style="text-align: left;"><img class="aligncenter size-full wp-image-208" title="TUMALACHEF" src="http://mrs.3daysafter.net/wp-content/uploads/2010/07/TUMALACHEF.jpg" alt="" width="589" height="605" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrs.3daysafter.net/tum-ala-chef-that-it-is.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Tahun Yang Lalu</title>
		<link>http://mrs.3daysafter.net/10tahun-yang-lalu.html</link>
		<comments>http://mrs.3daysafter.net/10tahun-yang-lalu.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 14:08:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ipeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrs.3daysafter.net/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[10 tahun yang lalu… Tepatnya tanggal 1 Juli 2000 saya berangkat ke Jakarta untuk kedua kalinya (pertamakali ke Jakarta waktu saya berumur sekitar 5 tahun), sebenarnya tujuan utama saya adalah ke Bogor. Saya berangkat dari Makassar ke sini dengan tujuan, Kuliah. Yah, saya lulus masuk ke IPB dengan jalur USMI (Ujian Seleksi Masuk Institut). Inget [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>10 tahun yang lalu…</p>
<p>Tepatnya tanggal 1 Juli 2000 saya berangkat ke Jakarta untuk kedua kalinya (pertamakali ke Jakarta waktu saya berumur sekitar 5 tahun), sebenarnya tujuan utama saya adalah ke Bogor. Saya berangkat dari Makassar ke sini dengan tujuan, <strong>Kuliah</strong>. Yah, saya lulus masuk ke IPB dengan jalur USMI (Ujian Seleksi Masuk Institut). Inget banget dari Makassar ke Jakarta naek kapal Laut <strong>Lambelu</strong> ditemani mama &amp; naek kelas ekonomi. Kebayang sumpek &amp; agak kotornya tempat itu. Tiba di Jakarta, dijemput saudara yang kebetulan sudah menetap di Jakarta, dan dibawalah kami kerumah beliau di daerah Tanjung Priuk. Setelah beberapa hari nginep di sana (terima kasih mama aji atas tumpangan &amp; bantuan yang begitu berharga) kami menuju ke Bogor, dijemput sodara (yang kebetulan juga kuliah di IPB) di sekolah dekat terminal Baranangsiang. Inilah kali pertama saya menginjakan kaki di Bogor. <em>Welcome to Bogor</em>.</p>
<p>Itulah awal tapak kehidupan saya di sini, di Bogor, kota yang terkenal dengan kota Hujan &amp; sekarang berubah menjadi kota angkot. 10 tahun tinggal di kota asing sendiri tanpa keluarga inti membuat saya sedikit belajar mengenai hidup <strong>mandiri</strong>. Apalagi ketika saya lulus Sarjana dan memulai menjajahi sebagai pencari kerja di Ibu Kota. Ya, sebagai perantau &amp; sebagai seorang perempuan dan juga anak bungsu, saya hanya bermodalkan <strong>Nekat</strong> dan <strong>Bismillah</strong> setiap kali ada panggilan tes/<em>interview</em> di ibu kota. Yang namanya nyasar udah gak dihitung, pernah pulak dijadiin ‘alasan’ sama sopir metromini waktu diberhentiin / ditilang sama polisi DLAJJR di kawasan Sudirman. Dan <strong>alhamdulillah</strong>, setiap usaha pasti ada jalannya, saya pun bekerja pertama kali di perusahaan <em>multifinance</em> di kawasan Pasar Minggu, <span style="text-decoration: underline;"><a href="http://www.tunasgroup.com/tunas-finance/tunas-finance.html">disini</a></span>.</p>
<p>Setelah <em>resign</em> &amp; pindah ke beberapa persahaan datanglah tawaran untuk kerja di Bogor disalah satu Bank swasta, Yeaayy <em>welcome back to Bogor</em> :) saya bekerja disini sekitar satu tahun &amp; memilih <em>resign</em> dan berubah menjadi <em>full time mom</em>. Dan 10 tahun sekarang, saya telah menjadi Istri &amp; Ibu yang selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk mereka, tidak hanya untuk 10 tahun yang akan datang, tapi untuk berpuluh-puluh tahun, SELAMANYA, Insya Allah!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrs.3daysafter.net/10tahun-yang-lalu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lana dan Fresh Milk</title>
		<link>http://mrs.3daysafter.net/lana-dan-fresh-milk.html</link>
		<comments>http://mrs.3daysafter.net/lana-dan-fresh-milk.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 16:22:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ipeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrs.3daysafter.net/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Lana memasuki usia 12 bulan, saya googling mengenai susu yang ‘baik’ untuk anak berusia 1 tahun &#38; hasilnya adalah Fresh Milk baik susu UHT maupun Pasteurisasi. Awalnya saya sangat awam tentang fresh milk ini, apalagi istilah UHT &#38; pasteurisasi, yang saya tahu susu UHT adalah susu yang kemasannya kotak yang biasa saya minum jaman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-173  aligncenter" title="Untitled-2 uht" src="http://mrs.3daysafter.net/wp-content/uploads/2010/06/Untitled-2-uht1.jpg" alt="" width="250" height="353" /></p>
<p>Ketika Lana memasuki usia 12 bulan, saya <em>googling</em> mengenai susu yang ‘baik’ untuk anak berusia 1 tahun &amp; hasilnya adalah <em><strong>Fresh Milk</strong></em> baik susu UHT maupun Pasteurisasi. Awalnya saya sangat awam tentang <em>fresh milk</em> ini, apalagi istilah UHT &amp; pasteurisasi, yang saya tahu susu UHT adalah susu yang kemasannya kotak yang biasa saya minum jaman kuliah dulu :).<span id="more-165"></span>Untuk anak yang sudah berusia setahun, sebenarnya susu bukan lagi menjadi makanan utama buat mereka, tidak seperti ketika MPASI dimana ASI/susu adalah makanan pokok. Pada prinsipnya untuk anak usia &gt; 1 tahun, nutrisi utama yang diambil dari susu adalah kalsium, sedangkan zat-zat gizi lainnya seharusnya diperoleh dari sumber utamanya. Seperti serealia berikut produk turunannya</p>
<p>(mi, roti) &amp; umbi-umbian untuk karbohidrat, hewani (telur, daging, unggas, ikan)<br />
untuk protein &amp; lemak, kedelai &amp; produk turunannya (tahu, tempe) untuk protein nabati, sayur &amp; buah-buahan untuk vitamin &amp; mineral.</p>
<p>Seperti yang saya kutip dari beberapa blog mengenai susu dibawah ini.</p>
<blockquote><p>Terdapat dua jenis susu, yaitu <strong>susu bubuk / susu skim (susu formula)</strong> &amp; <strong>susu cair (pasteurisasi/UHT)</strong>. Perbedaannya terletak dari proses pembuatannya.</p>
<p><strong>Susu skim</strong> adalah susu bubuk tanpa lemak yang dibuat dengan cara pengeringan. Untuk menghilangkan sebagian air &amp; lemak tetapi masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak &amp; vitamin yang larut air (B12). Susu skim sebenarnya tidak ditujukan untuk anak karena telah dihilangkan sebagian lemak susunya. Namun dapat saja diberikan pada anak yang obesitas karena mengandung nilai kalori hanya 55 persen dari seluruh energi susu.</p>
<p><strong> Susu UHT (Ultra High Temperature)</strong> adalah susu yang disterilisasi dengan suhu tinggi (135 –145 derajat Celsius) dalam waktu yang singkat selama 2–5 detik. Pemanasan ini bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisma (baik bakteri pembusuk maupun patogen) &amp; spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma &amp; rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segar. Kesegaran susu akan terasa nikmat jika segera diminum.</p>
<p>Susu UHT direkomendasikan untuk anak usia 12 bulan ke atas.   Pasteurisasi (yang dinamakan sesuai dengan penemunya, Louis Pasteur) adalah suatu proses memanaskan produk (dalam hal ini, susu) dibawah titik didihnya, dengan tujuan untuk membunuh semua mikroorganisme pathogen.  Selain membuat susu menjadi aman dikonsumsi manusia, pasteurisasi juga akan memperpanjang umur simpan dari susu karena sebagian bakteri perusak/pembusuk susu juga mati.  Pasteurisasi susu dapat dilakukan secara LTLT (Low Temperature, Long Time) maupun HTST (High Temperature, Short Time).  Pasteurisasi LTLT artinya, susu dipanaskan pada suhu 63 oC selama 30 menit.  Sedangkan pasteurisasi HTST adalah memanaskan susu pada 72 oC selama 16 detik, setelah itu susu didinginkan hingga 4 oC.</p>
<p>Umur simpan susu UHT ini jauh lebih panjang dari susu pasteurisasi, bisa tahan selama 6 bulan tanpa refrigerasi (pendinginan).  Tetapi ini hanya berlaku untuk susu UHT yang kemasannya belum dibuka.  Begitu kemasannya dibuka, susu UHT akan mudah terkontaminasi dengan bakteri pembusuk.  Oleh karena itu, setelah dibuka susu harus disimpan di dalam refrigerator/lemari es (suhu 3–5 oC) &amp; sebaiknya segera habiskan dalam jangka waktu 7 sampai 10 hari.  Selain umur simpan, perbedaan antara susu pasteurisasi dengan susu UHT terletak pada rasa.  Susu UHT memiliki cita rasa yang lebih ‘matang’ dari susu pasteurisasi.</p></blockquote>
<p>Saya memperkenalkan susu UHT <em>plain</em> pertama kali-nya ke Lana saat usianya 13 bulan. Awalnya sih ditolak, kadang dilepehin. Tapi selalu saya cobain (untungnya dia gak kapok) &amp; mungkin penasaran dengan sedotannya (baca: mainin sedotan). Dan alhamdulillah beberapa hari kemudian berhasil, karena saya tetep kekeuh gak ngasih susu formula. Berhasil diminum &amp; dimainin kotak susunya, sampe susunya meleber. Akhirnya saya pun memutuskan Lana minum susu pake gelas &amp; sedotan. Tapi sekarang sih <em>totally</em> minum susu udah dari kotak susu UHT-nya langsung, kecuali kalo lagi tidur malam &amp; kebangun minta susu, nah ini masih pake botol. PR besar saya nih, menghilangkan kebiasaan minum susu pake botol.</p>
<p>Sayangnya masyarakat kita masih sangat terobsesi dengan susu skim, susu pertumbuhan. Apalagi susu formula dengan merk tertentu &amp; terkenal pulak, belum lagi harganya yang lumayan merogok budget belanjaan tiap bulannya (pengalaman sih sebenarnya waktu Lana &lt; 1 tahun selain ASI dibantu sufor juga). Sebagian masih berasumsi kalau semakin mahal susu semakin bagus untuk pertumbuhan anak. Mungkin masih ada kaitaannya dengan prestige kali yak. Tapi menurut saya susu apapun itu, ASI, susu perah sapi, kambing bentuknya pasti cair. Apalagi setelah membaca thread <a href="http://theurbanmama.com/forum/topic429-plus-minus-uht.html">UHT di TUM</a> &amp; sharing dari teman-teman kalo di luar neger, orang kenalnya susu cair bukan susu bubuk. Tapi sayang sebagian masyarakat kita, masih memandang aneh kalo balita minum susu UHT, apalagi anak yang seumuran Lana.</p>
<p>Pernah kejadian waktu Lana lagi jalan sore dekat rumah, kebetulan Lana jalan sambil minum susu, ada Ibu tetangga (anaknya 4 loh) negur saya &amp; bilang <em>“kok Lana minum susu gituan, kan ada pengawetnya”</em>. Pernah pula lagi ngumpul sama teman &amp; kebetulan dia juga punya anak seumuran Lana &amp; nanyain kalo sekarang Lana minum susu apa, ya saya jawab UHT <em>plain</em> tapi kadang minum yang rasa coklat / vanilla, dia balik nanya <em>“emang boleh ya anak minum susu gituan?”</em>.</p>
<p>Tapi, dengan Lana minum <em>fresh milk</em> ini, beban kerja saya sedikit berkurang, cuci botol sekali doang, gak perlu repot rebus botolnya lagi. Dan tentunya susunya jauh lebih murah dibanding sufor Lana waktu usia &lt; 1 tahun  &amp; sangat cocok untuk saya &amp; suami yang suka kelayapan bawa Lana, gak perlu repot bawa <em>milk container</em>, termos &amp; botol, cukup bawa 1–2 kotak susu di tas, kalau kurang tinggal beli di warung.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrs.3daysafter.net/lana-dan-fresh-milk.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Es Pisang Ijo</title>
		<link>http://mrs.3daysafter.net/es-pisang-ijo.html</link>
		<comments>http://mrs.3daysafter.net/es-pisang-ijo.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 May 2010 05:54:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ipeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrs.3daysafter.net/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang pernah nyoba makan es pisang Ijo? ini adalah makanan khas Makassar (asal daerah saya) &#38; its my fav food. Saya baru banget belajar buat makanan ini &#38; tentunya resepnya dari mama. Ini dia Bahan Pisang Raja yang udah mateng atau bisa juga pisang Oli. Kukus. Tepung Terigu Mentega Pewarna Hijau (Pandan Pasta) Sirup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada yang pernah nyoba makan es pisang Ijo? ini adalah makanan khas<br />
Makassar (asal daerah saya) &amp; <em>its my fav food</em>. Saya baru banget belajar buat makanan ini &amp; tentunya resepnya dari mama. <strong>Ini dia</strong><span id="more-159"></span></p>
<h3>Bahan</h3>
<ol>
<li>Pisang Raja yang udah mateng atau bisa juga pisang Oli. Kukus.</li>
<li>Tepung Terigu</li>
<li>Mentega</li>
<li>Pewarna Hijau (Pandan Pasta)</li>
<li>Sirup Merah (Sirop DHT, sirup ini juga khas dari Makassar, bisa diganti sirop cocopandan)</li>
</ol>
<h3>Bahan Saus</h3>
<ol>
<li>Tepung Maizena</li>
<li>Santan</li>
<li>Gula</li>
<li>Garam</li>
<li>Daun pandan</li>
<li>Vanilli (Optional)</li>
</ol>
<h3>Cara membuat Adonan Pisang</h3>
<p>Lelehkan mentega pada wajan, masukkan tepung terigu, sedikit air, pandan pasta &amp; aduk sampai adonan tercampur. Jika adonan masih terlihat encer (nempel ditangan) tambahkan sedikit tepung terigu. Buat adonan sampai kalis (tidak melengket). Tipiskan adonan, biasanya sih saya gilis pake botol agar ketebalan adonan rata, setelah itu balutkan pada pisang sampai semua permukaan pisang tertutup. Kukus adonan pisang selama 15–20 menit, angkat &amp; didinginkan.</p>
<h3>Cara membuat saus</h3>
<p>Dididihkan santan yang sudah dicampur tepung maizena, masak sambil diaduk rata, masukkan gula &amp; garam. Masukkan daun pandan dan vanilli. Rebus hingga semuanya mendidih. Angkat &amp; dinginkan.</p>
<p>Potong-potong pisang ijo sekitar 1-2cm, tuangkan saus, es serut dan sirop merah.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-160    aligncenter" title="pisang ijo" src="http://mrs.3daysafter.net/wp-content/uploads/2010/05/pisang-ijo-390x300.jpg" alt="" width="390" height="300" /></p>
<p>Maaf ya gak pake takaran, soalnya buatnya pake <em>feeling</em> :)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrs.3daysafter.net/es-pisang-ijo.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tangkuban Perahu</title>
		<link>http://mrs.3daysafter.net/tangkuban-perahu.html</link>
		<comments>http://mrs.3daysafter.net/tangkuban-perahu.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 14:11:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ipeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrs.3daysafter.net/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 24 April 2010 untuk pertama kalinya saya &#38; suami membawa Lana ke tempat ini. Berangkat dari Bogor Sabtu pagi sekitar pukul 07:30 wib dan tiba di Bandung sekitar pukul 10:30 wib. Karena ini first vacation saya ke sana, alhasil barang yang saya bawapun seabrek a.k.a full bagasi dan pastinya 80% adalah barang Lana. Tiba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu, 24 April 2010 untuk pertama kalinya saya &amp; suami membawa Lana ke tempat ini. Berangkat dari Bogor Sabtu pagi sekitar pukul 07:30 wib dan tiba di Bandung sekitar pukul 10:30 wib. Karena ini first vacation saya ke sana, alhasil barang yang saya bawapun seabrek a.k.a full bagasi dan pastinya 80% adalah barang Lana.</p>
<p>Tiba di Bandung kami langsung menuju ke tujuan utama yaitu, Tangkuban Perahu. Dan ini juga kali pertama saya loh kesini. Perjalanan kesana cukup lama juga dan lumayan jauh dan nanjak, tapi hawanya seger, dingin. Saya dan Lana sempat naek kuda berdua :D</p>
<p><em>We spent two hours there. Pretty exciting for our vacation this time.</em></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-154  aligncenter" title="Untitled-1" src="http://mrs.3daysafter.net/wp-content/uploads/2010/05/Untitled-1.jpg" alt="" width="500" height="400" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrs.3daysafter.net/tangkuban-perahu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>i’m sorry my daughter</title>
		<link>http://mrs.3daysafter.net/im-sorry-my-daughter.html</link>
		<comments>http://mrs.3daysafter.net/im-sorry-my-daughter.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 May 2010 12:16:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ipeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrs.3daysafter.net/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Jika ditanya kesalahan terbesar yang pernah kamu lakukan terhadap anakmu? aku pasti menjawab “Tidak memberikannya ASI Exclusive”. Seandainya waktu bisa diputar kembali, ketitik dimana saya baru melahirkan, saya mau kembali disaat anakku hadir di bumi ini dan dilakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini).  Namun, waktu itu memang tidak memungkinkan untuk saya melakukan IMD karena kondisi Lana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika ditanya kesalahan terbesar yang pernah kamu lakukan terhadap anakmu? aku pasti menjawab <strong>“Tidak memberikannya ASI Exclusive”</strong>. Seandainya waktu bisa diputar kembali, ketitik dimana saya baru melahirkan, saya mau kembali disaat anakku hadir di bumi ini dan dilakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini).  Namun, waktu itu memang tidak memungkinkan untuk saya melakukan IMD karena kondisi Lana yang harus segera diobservasi (sudah saya ceritakan di <span style="text-decoration: underline;"><a href="http://mrs.3daysafter.net/14-desember-2008.html">page</a></span> sebelumnya), dan kondisi saya yang kurang baik ketika setelah dilakukan c-section.</p>
<p>Lana baru bisa merasakan ASI dari saya ketika dia berusia sekitar 6hari, itupun ASI saya tidak terlalu banyak. Pengetahuan saya yang minim dan kekhawatiran saya yang sangat berlebih, serta info dari teman tentang susu formula (sufor) jadilah saya memilih sufor untuk anak saya, meski tetap saya bantu untuk ASI. Doh penyesalan yang sangat luar biasa. Tapi Saya percaya selalu ada hikmah dari setiap peristiwa, dan hikmah kali ini ketika saya punya anak lagi saya WAJIB memberikan ASI Exclusive kepadanya, amin :)</p>
<p><em><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrs.3daysafter.net/im-sorry-my-daughter.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Happy 17th month anniversary my lil angel</title>
		<link>http://mrs.3daysafter.net/happy-17th-month-anniversary-my-lil-angel.html</link>
		<comments>http://mrs.3daysafter.net/happy-17th-month-anniversary-my-lil-angel.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 15:25:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ipeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Lana]]></category>
		<category><![CDATA[Lifes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrs.3daysafter.net/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Gak kerasa hari ini usia Lana udah 17 bulan. Sebulan lagi kamu satu setengah tahun Nak. Semakin hari kamu semakin lucu, cantik, pintar, gak mau diam. Kadang tingkah lakumu buat Bunda marah, kesel tapi banyak yang kamu lakuin buat Bunda tersenyum. BAHAGIA bisa melihat perkembangan kamu. Baru kemaren Bunda gendong dengan sangat hati-hati, karena takut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gak kerasa hari ini usia Lana udah 17 bulan.</p>
<p>Sebulan lagi kamu satu setengah tahun Nak. Semakin hari kamu semakin lucu, cantik, pintar, gak mau diam. Kadang tingkah lakumu buat Bunda marah, kesel tapi banyak yang kamu lakuin buat Bunda tersenyum. <strong>BAHAGIA</strong> bisa melihat perkembangan kamu.</p>
<p>Baru kemaren Bunda gendong dengan sangat hati-hati, karena takut kondisi kepala kamu yang belum tegak, kini kamu udah mulai belajar koprol. Baru kemaren bunda putus asa karena ASI yang tak kunjung banyak, kini kamu udah fasih minum susu sendiri. Khawatir karena Bunda belum bisa mandiin kamu padahal usiamu sudah satu bulan, kini kamu udah bisa menggerakkan kaki kamu sendiri di kolam renang.</p>
<p>Ketika usiamu 10 bulan, Bunda tatih kamu berjalan, kini kamu sudah berlari kesana kemari, bahkan jatuhpun kamu tak peduli, kamu tidak pernah menangis. Waktu itu terlalu cepat berlalu..</p>
<p>Lana, kamu selalu membuat Bunda selalu bersyukur, sangat bersyukur mendapatkan putri sepertimu. Tiap nafas Bunda selalu memohon agar kamu diberi umur panjang oleh Allah, dalam sujud Bunda selalu meminta-Nya agar kamu selalu sehat Nak.<br />
<span id="more-120"></span></p>
<p><strong>Ini ada sebuah puisi untukmu, anakku Lana.</strong></p>
<blockquote><p>Anakku…</p>
<p>Bila Bunda boleh memilih Apakah Bunda berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu, maka Bunda akan memilih mengandungmu.<br />
Karena dalam mengandungmu Bunda merasakan keajaiban &amp; kebesaran Allah.<br />
Sembilan bulan nak… Engkau hidup di perut Bunda<br />
Engkau ikut kemanapun Bunda pergi<br />
Engkau ikut merasakan ketika jantung Bunda berdetak karena kebahagiaan<br />
Engkau menendang rahim Bunda ketika engkau merasa tidak nyaman, karena Bunda kecewa &amp; berurai air mata</p>
<p>Dan ketika engkau hadir,tangismu memecah dunia<br />
Saat itulah… saat paling membahagiakan<br />
Segala sakit &amp; derita sirna melihat dirimu yang merah,<br />
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,<br />
Kalimat syahadat kebesaran Allah &amp; penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah ditelinga mungilmu</p>
<p>Anakku…</p>
<p>Bila Bunda boleh memilih apakah Bunda berdada indah,atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu, maka Bunda memilih menyusuimu<br />
Karena dengan menyusuimu Bunda telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan &amp; tegukan tegukan yang sangat berharga<br />
Merasa kankehangatan bibir &amp; badanmu di dada Bunda, dalam kantuk Bunda,<br />
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan</p>
<p>Anakku…</p>
<p>Percayalah nak… Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa Bunda…</p></blockquote>
<p><strong>– Puisi oleh Ratih Sanggarwati (Ratih Sang)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrs.3daysafter.net/happy-17th-month-anniversary-my-lil-angel.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agrifun: Belajar sambil Bermain</title>
		<link>http://mrs.3daysafter.net/agrifun-belajar-sambil-bermain.html</link>
		<comments>http://mrs.3daysafter.net/agrifun-belajar-sambil-bermain.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 10:11:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ipeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrs.3daysafter.net/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, 27 April 2010,  Tumbletots Bogor menyelenggarakan outing untuk kesekian kalinya, namun kali ini temanya Animal Farm di Agrifun. Kita bisa melihat Kelinci, Kucing, Iguana, Marmut, Moci (si Anjing lucu), Kolam ikan, marmut, kura-kura, sapi, kambing &#38; binatang lainnya. Lana suka banget dengan si Moci ini, anjingnya Lucu &#38; bersih. Agrifun adalah wahana bermain &#38; belajar anak, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selasa, 27 April 2010,  <strong><a href="http://www.tumbletots.co.id/programmes.php?ID=4">Tumbletots</a></strong> Bogor menyelenggarakan <em>outing</em> untuk kesekian kalinya, namun kali ini temanya <em>Animal Farm</em> di <strong>Agrifun</strong>. Kita bisa melihat Kelinci, Kucing, Iguana, Marmut, Moci (si Anjing lucu), Kolam ikan, marmut, kura-kura, sapi, kambing &amp; binatang lainnya. Lana suka banget dengan si Moci ini, anjingnya Lucu &amp; bersih.<span id="more-106"></span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-108  aligncenter" title="Untitled-1" src="http://mrs.3daysafter.net/wp-content/uploads/2010/04/Untitled-1.jpg" alt="" width="500" height="400" /></p>
<p><strong>Agrifun</strong> adalah wahana bermain &amp; belajar anak, tentang dunia pertanian. Berbagai wahana disajikan di Agrifun ini, seperti klinik hewan, <em>fun farming</em> (kelas bercocok tanam), <em>mini lab</em>, istana kambing, istana sapi, rumah yoghurt, &amp; <em>out bound area</em>. Tempat ini sangat cocok untuk mengajak si kecil bela­jar sambil bermain &amp; bermain sam bil belajar.  Banyak wahana yang bisa kita kunjungi, diantaranya:</p>
<ol>
<li><strong>Klinik Hewan</strong><br />
Di tempat ini selain klinik hewan juga terdapat Rumah Sakit Hewan loh, tapi sayang kami gak sempat masuk ke dalam.</li>
<li><strong>Fun Farming</strong><br />
Disini kita bisa menemukan beraneka tanaman buah &amp; sayur, semuanya Hijau. Go Green!</li>
<li><strong>Mini Lab</strong><br />
Berbagai jenis hewan kecil yang ada di sekitar kita ternyata sangat menarik jika dilihat dengan kaca pembesar ataupun mikroskop.</li>
<li style="text-align: left;"><strong>Istana Kambing &amp; Istana Sapi<br />
<span style="font-weight: normal;">Saya suka banget dengan tempat ini (selain baunya ya), disini kita bisa belajar memerah sapi.  Ada pelajaran penting ketika berada di istana kambing, kami disediakan susu &amp; botolnya (botolnya merk P***o* loh) untuk diberikan ke kambing.  Secara tidak langsung kita bisa mengajarkan ke anak kalo: “kambing minumnya pake botol loh, jadi kalo minum pake botol berarti kaya…Kambing.” –seru anak-anak lainnya</p>
<p></span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><img class="size-full wp-image-109  aligncenter" title="kambing" src="http://mrs.3daysafter.net/wp-content/uploads/2010/04/kambing.jpg" alt="" width="320" height="214" /> </strong></p>
</li>
<li><strong>Rumah Yogurt<br />
<span style="font-weight: normal;">Yeayy disini kita bisa belajar cara membuat yoghurt. Selain yoghurt tempat ini juga menyediakan fresh milk, susu segar yang langsung diperah dari Istana Sapi &amp; Istana Kambing &amp; tentunya setelah melewati proses pasteurisasi.</span></strong></li>
<li><strong>Outbound Area</strong><br />
Agrifun menyediakan sarana flying fox &amp; sarang laba-laba buatan yang siap dipanjat. Berhubung Lana masih kecil belum &amp; belum bisa bermain flying fox &amp; sarang laba-laba, kami hanya nonton temen-temen Lana yang asik bermain sarana ini.</li>
</ol>
<p>Kami menghabiskan waktu sekitar 2 jam dalam outing kali ini, setelah itu giliran saya &amp; suami yang mencicipi Iga Bakar Madu di resto Agripark yang letaknya masih berada satu kompleks dengan AgriFun. Oh iya selain wahana diatas, kita juga bisa naek kuda loh, cukup bayar Rp 10.000,- kita bisa berkeliling area agripark ini dengan naik kuda. Pas depan resto Agripark ini ada Rumah Pohon &amp; kolam Ikan, ayunan, &amp; playland lainnya.</p>
<p>Agrifun berlokasi di dalam kawasan agripark, tepatnya di Jl. Taman Kencana 3, Bogor. E-mail : agrifun@blst.co.id, Telp : 0251–8147844,</p>
<p>Harga tiket Masuk<br />
Paket (all program) min 15 Orang Rp 35.000/org<br />
Khusus untuk Outbond &amp; Games Area Rp 10.000/orang, Hanya dibuka hari Sabtu &amp; Minggu, Pukul 09.00–15.00wib)</p>
<p>Selamat berwisata :)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrs.3daysafter.net/agrifun-belajar-sambil-bermain.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Full Time Mom (FTM) is Pengangguran?</title>
		<link>http://mrs.3daysafter.net/full-time-mom-ftm-is-pengangguran.html</link>
		<comments>http://mrs.3daysafter.net/full-time-mom-ftm-is-pengangguran.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 13:20:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ipeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mrs.3daysafter.net/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi seorang Ibu adalah suatu tugas yang sulit untuk dideskripsikan. Dulu ketika saya masih single, karir,  salary,  perusahaan yang bonafid adalah prioritas. Tapi ketika saya menikah &#38; memiliki seorang anak ego saya mulai menurun, kerja gak perlu mengejar karir yang penting kerja. Bahkan ketika Lana masih 45 hari, saya sudah meninggalkan dia untuk kerja. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi seorang Ibu adalah suatu tugas yang sulit untuk dideskripsikan. Dulu ketika saya masih <em>single</em>, karir,  <em>salary</em>,  perusahaan yang bonafid adalah prioritas. Tapi ketika saya menikah &amp; memiliki seorang anak ego saya mulai menurun, kerja gak perlu mengejar karir yang penting kerja. Bahkan ketika Lana masih 45 hari, saya sudah meninggalkan dia untuk kerja. Di rumah Lana dijaga oleh bibi &amp; dikontrol oleh ayahnya.</p>
<p>Ketika Lana berusia 5 bulan, Lana terkena diare dan dehidrasi akut sehingga harus dirawat di RS. Melihat Lana terkapar dengan selang infus, muka polosnya yang lucu, saat itulah sifat ego saya berkecamuk, saya gak bisa meninggalkan anak saya. Setelah berdikusi dengan suami, akhirnya saya memutuskan untuk <em>resign</em>. Terima kasih Tuhan, saya mendapatkan seorang suami yang begitu pengertian, bijaksana &amp; selalu mendukung dan menemani saya. Sebulan kemudian saya pun mengundurkan diri &amp; status saya menjadi <em>Full Time Mom</em> a.k.a Ibu Rumah Tangga.<span id="more-88"></span>Banyak yang mengatakan</p>
<blockquote><p>udah sekolah tinggi-tinggi kok tetap kerja di dapur, gak sayang apa sekolahnya? Gak enak loh kalo suami doang yang kerja, gak ada prestige buat diri kita sebagai perempuan, gak papa gaji sedikit yang penting kerja. Gak enak loh kalo bergantung sama suami doang, kalo ada apa-apa bagaimana?.</p></blockquote>
<p>Pertanyaan-pertanyaan itu selalu datang bukan hanya dari orang lain tapi dari dalam diri saya sendiri juga. Kalau gelisah itu datang saya hanya melihat muka dan mimik Lana, gelisahnya hilang. Saya harus bersyukur dari setiap apa yang selalu saya lakukan, kemarin &amp; hari ini. Bagi saya keputusan yang sudah saya ambil tidak boleh disesali, itu telah menjadi prinsip hidup saya.</p>
<p>Sebagai seorang ibu, baik sebagai pekerja kantoran atau <em>full time mom</em>, hanyalah status, hanyalah sebuah pilihan dengan konsekuensi masing-masing. Banyak Ibu yang bekerja, sukses di karier tapi tetap menjadi nomor satu untuk anak-anak &amp; keluarganya. Tapi saya kurang setuju jikalau ada yang mengatakan FTM adalah pengangguran. <strong>SALAH BESAR</strong>. Tanggung jawab seorang Ibu sangatlah besar. Tahukah kalian kalau anak-anak kita adalah <em>copypaste</em> dari orangtua atau orang disekitarnya? Apa yang mereka lakukan sebenarnya apa yang kita ajarkan ke mereka. Sebagai seorang ibu yang selalu ada dirumah, selalu ada disisi Lana, secara tidak langsung Lana selalu memperhatikan gerak-gerik Bubun &amp; Ayahnya.</p>
<p>Bahkan saya kadang merasa bahwa FTM lebih terasa capeknya dibandingkan kerja kantoran. Bahkan lebih terasa lelahnya karena kami tanpa ART. Mulai bangun pagi, siapin sarapan untuk Lana &amp; suami, mencuci pakaian, memasak,  nidurin Lana,  menyetrika, membereskan rumah. Semuanya memang tidak dibayar dengan uang, saya tidak mendapatkan gaji tiap bulan, tapi saya percaya saya mendapatkan Pahala dan rejeki yang Allah berikan dengan cara yang lain. Alhamdulillah kami selalu merasa berkecukupan.</p>
<p>Maaf, saya tidak bermaksud memilah antara Ibu sebagai Ibu Rumah Tangga atau Ibu sebagai Pekerja Kantoran. Semuanya adalah sebuah pilihan, semuanya memiliki kelebihan &amp; kekurangan masing-masing, tinggal bagaimana kita menjalaninya. <em>Good Luck for all mamas, just  try to be a good &amp; great Mom for our child.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mrs.3daysafter.net/full-time-mom-ftm-is-pengangguran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.556 seconds -->
